Yang dimaksud memanjanglebarkan perkataan batal adalah memperbincangkan urusan maksiat , seperti menceritakan hal ikhwal wanita ,tempat-tempat minum khamr,tempat-tempat orang fasik,kenikmata orang kaya ,kesenang-wenangan raja/pemerintah,sesungguhnya semua itu tidak boleh diperbincangkan ,dan semua itu adalah haram.
Adapun mengatakan sesuatu yang tidak penting , atau lebih banyak dari yang penting ,maka meninggalkannya lebih baik bagi kita. Memang benar barang siapa banyak mengatakan sesuatu yang tidak penting ,maka sulit akan terhindar dari membicrakan sesuatu yang batal dan sia-sia.pada umumnya manusia senang duduk-duduk mengobrolkan sesuatu yang bersifat senda gurau atau memperbincangkan kebatilan.Macam-macam kebatilan tidak mungkin dibatasi dengan suatu batasan karena amat banyak dan beranaeka ragam jenisnya,oleh karena itu sulit orang akan selamat dari kebatilan tanpa dia berusaha membatasi diri dengna lebih banyak mendekatkan diri untuk melakukan kepentingan agama.
Tuesday, 30 June 2015
Monday, 29 June 2015
Bahaya Lidah : Berlebihan dalam bicara
Ini juga tercela dan ini juga menjerumuskan terhadap sesuatu yang tidak penting serta menambahkan sesuatu yang penting melebihi kadar keperluannya.Sesungguhnya orang yang menganggap penting suatu perkara,maka ia akan menyebutkan dengan perkataan yang ringkas atau mungkin memanjangkan dan mengulanginya.Apabila dengan sepatah kata sesuatu yang dimaksud dimengerti maka kata kedua dan selanjutnya dengan maksud yang sama merupakan kelebihan dan mubazir dan termasuk perbuatan tercela walaupun dalam perkara yang tidak mengandung dosa atau bahaya.
Subscribe to:
Comments (Atom)