Friday, 31 July 2015

Bahaya Lidah : Berlagak Fasih Dalam Berbicara


lebih baik diam
 Mengeluarkan perkataan dari mulut dengan berlagak fasih dan sok lancar, membuat-buat sanjungan, serta memulai berbicara dengan gaya yang difasih-fasihkan dan sok lancar seperti lagi berpidato padahal cuma berbicara dalam sebuah obrolan, adalah sesuatu yang tercela dan pemaksaan diri yang dimurkai dan termasuk juga bahaya lidah atau penyakit lisan.

Rasulullah saw . Bersabda yang artinya :"Aku dan ummatku yang bertaqwa terbebas dari pemaksaan diri ".
Dalam Hadits lain Rasulullah saw.Bersabda yang artinya : " Sesungguhnya orang yang paling aku benci dari kamu dan paling jauh dariku adalah orang yang banyak bicara lagi panjang lebar (ngelantur) pembicaraannya serta berlagak fasih dalam berbicara ". (H.R.Ahmad).

Ternyata untuk menjaga diri dari bahaya lidah itu sungguh sangat sulit dan bahaya lidah yang sangat banyak mudarat itu sering sekali kita lakukan demi mendapat pujian dan untuk membangga-banggakan diri.

Wednesday, 22 July 2015

Aku Bingung : FPI itu Benar atau Salah

Assalamualaikum semuanya ,semoga anugerah dan keberkatan selalu melimpah bagi kita semua.
Pada tulisan saya kali ini saya mau menyampaikan uneg-uneg tentang sesuatu yang mengganjal hati saya sebagai seorang muslim, Apa benar Front Pembela Islam itu brutal,merusak dan main hakim sendiri sebagaimana yang disiarkan di stasiun-stasiun TV nasional.apa dasar dari tindakan mereka seperti itu masih jadi pertanyaan besar buat saya dan kalau bukan mereka siapa sebenarnya yang punya tugas seperti mereka (FPI) itu.

Tuesday, 21 July 2015

Nasihat Imam Al-Ghozali

bahaya lidah

Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al Ghozali bertanya, pertama,"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "Mati". Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati.


Lalu Imam Ghozali meneruskan pertanyaan yang kedua. "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang paling benar adalah masa lalu. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.